Life of Pi

Life of Pi adalah film tenting orang bernama Pi dan Tuhan. Film ini dibintangi oleh satu orang india dengan beberapa umur, satu penulis bule dan banyak binatang. Banyak hal yang sangat mengagumkan tentang film ini. Pertama tentunya bagaimana nama Pi itu dijelaskan. Dimulai dari nama asli yang cukup panjang dari sebuah kolam berenang di prancis. Gue lupa namanya dan karena  nama itu adalah bahasa prancis sangat rumit, bahkan mengingat frasa katanya saja sulit. Gue memantapkan diri untuk tidak membuang waktu mempelajari bahasa perancis dan semoga calon istri Gue tidak meminta ijab kabul dalam bahasa itu. Kembali ke nama, kemudian nama itu berubah dengan cerita yang menarik menjadi lebih singkat, Pi. Tentunya ini juga ide yang menarik karena orang akan kesulitan mengingat nama ini sepanjang film.

Hal lain yang menarik tentu saja beberapa animasi memukau terutama tentang laut. Laut merupakan tempat yang mendominasi cerita ini namun kehebatan para pembuat film membuat Gue tidak bosan melihatnya. Ada ikan paus loncat, ubur2 memantulkan cahaya di malam hari sampai ikan terbang seperti maskot Indosiar melintasi Pi di sore hari. Sangat kreatif dan sekali lagi mengagumkan.

Jakob di film Twilight buka baju berubah menjadi srigala di depan orang tua tidaklah menarik. Juga ketika Jakob dan para teman serigalanya berlari, loncat atau menggendong anak dari Bela. Semua interaksi antara srigala dan manusia itu tidak pernah membuat Gue berpikir bagamana Meyer menyuruh tim filmnya untuk membuatnya. Tentunya bukan karena filmnya yang tidak bagus, tetapi karena interaksi antara srigala dan manusia tidak sebaik Pi dengan harimau, zebra dan seekor monyet. Gue malah menjadi bingung hingga sekarang, interaksi- interaksi dalam film itu asli atau animasi. Detail luka zebra, harimau yang basah karena berenang, monyet yang ketakutan serta akting Pi yang memukau menjadi setiap aksi di perahu yang melibatkan mereka menjadi sangat hidup. Itulah hal lain yang mengagumkan dari film ini.

Tentunya yang paling mengesankan adalah ceritanya. Ini film tentang Tuhan dan sebenarnya cukup konservatif. Seseorang yang bertahan hidup di tingkat kesulitan yang sangat sulit kemudian mengenal Tuhan adalah hal yang Gue bilang klasik. Orang itu ditengah lautan dengan perahu kecil tentunya sedikit lebih menarik tetapi tetap saja terasa membosankan. Lalu bagaimana jika orang itu hidup di perahu penyelamat dengan seekor harimau dan berinteraksi dengan binatang buas itu? Itulah ide yang membuat ceritanya menjadi luar biasa walaupun dasarnya bagi Gue sangat konservatif.

Life of Pi sangat dianjurkan untuk ditonton bagi yang kangen akan film dengan animasi dan cerita yang sama-sama luar biasa. Tentunya di bioskop jauh lebih baik daripada dari televisi apalagi menggunakan DVD bajakan pula.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s